Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah global, di mana WHO (2020) melaporkan prevalensi sebesar 36,55%. Riskesdas Sulawesi Selatan (2018) mencatat prevalensi 48,9%, sementara SKI (2023) menunjukkan angka nasional 27,7%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi leaflet anemia terhadap pengetahuan dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada ibu hamil. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest–Posttest dengan 43 ibu hamil yang dipilih secara purposive pada Oktober 2025 di Puskesmas Bulurokeng. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis sesuai uji normalitas menggunakan uji T dan Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan kepatuhan setelah intervensi (p = 0,000). Pengetahuan kategori baik meningkat dari 14% menjadi 51,2%, sedangkan kepatuhan naik dari 30,2% menjadi 90,7%. Dapat disimpulkan bahwa edukasi leaflet efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD sehingga berpotensi mendukung upaya pencegahan anemia. SARAN memanfaatkan leaflet sebagai media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan anemia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji media edukasi lain guna meningkatkan efektivitas layanan gizi.
Copyrights © 2026