Penelitian dengan judul “Analisis Penggunaan Cross-cutting Dalam Memperkuat Konflik Karakter Utama Pada Film “Everything Everywhere All At Once” bertujuan untuk mengkaji bagaimana Teknik editing cross-cutting dapat memperkuat konflik yang dihadapi oleh karakter utama dalam film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi terhadap film “Everything Everywhere All At Once”dengan menonton film secara keseluruhan untuk mengidentifikasi struktur naratif dan konflik utama yang dihadapi karakter film serta penggunaan Teknik Cross-cutting yang digunakan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa cross-cutting berfungsi tidak hanya sebagai teknik Editing yang secara fungsional menghubungkan dua atau lebih peristiwa yang terjadi pada tempat berbeda, tetapi lebih signifikan lagi, cross-cutting berperan penting dalam memperkuat konflik karakter utama.. Melalui analisis ini, penelitian mengidentifikasi bahwa cross-cutting dalam film ini menciptakan struktur sinematik yang mempengaruhi narasi dengan cara menghadirkan perbandingan kontras antar Universe, membangun simultanitas emosional, dan menunjukkan hubungan kausalitas lintas Universe.
Copyrights © 2026