Adithya Pratama
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN CROSS-CUTTING DALAM MEMPERKUAT KONFLIK KARAKTER UTAMA PADA FILM “EVERYTHING EVERYWHERE ALL AT ONCE” Adithya Pratama; Gregorius Arya Dhipayana
Sense: Journal of Film and Television Studies Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sense.v9i1.19719

Abstract

Penelitian dengan judul “Analisis Penggunaan Cross-cutting Dalam Memperkuat Konflik Karakter Utama Pada Film “Everything Everywhere All At Once” bertujuan untuk mengkaji bagaimana Teknik editing cross-cutting dapat memperkuat konflik yang dihadapi oleh karakter utama dalam film. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi terhadap film “Everything Everywhere All At Once”dengan menonton film secara keseluruhan untuk mengidentifikasi struktur naratif dan konflik utama yang dihadapi karakter film serta penggunaan Teknik Cross-cutting yang digunakan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa cross-cutting berfungsi tidak hanya sebagai teknik Editing yang secara fungsional menghubungkan dua atau lebih peristiwa yang terjadi pada tempat berbeda, tetapi lebih signifikan lagi, cross-cutting  berperan penting dalam memperkuat konflik karakter utama.. Melalui analisis ini, penelitian mengidentifikasi bahwa cross-cutting dalam film ini menciptakan struktur sinematik yang mempengaruhi narasi dengan cara menghadirkan perbandingan kontras antar Universe, membangun simultanitas emosional, dan menunjukkan hubungan kausalitas lintas Universe.