Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, penggunaan teknologi, dan ketangkasan belajar terhadap kesiapan kerja siswa kelas 12 SMA (SMK) di Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) orde kedua. Sebanyak 200 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert (1–5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dan ketangkasan belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, sedangkan literasi digital tidak memiliki pengaruh signifikan. Nilai R-square sebesar 0,352 menunjukkan bahwa variabel dalam penelitian ini menjelaskan 35,2% variasi dalam kesiapan kerja. Temuan ini menekankan bahwa kemampuan beradaptasi dan penerapan praktis teknologi memainkan peran yang lebih penting dalam meningkatkan kesiapan kerja dibandingkan hanya pengetahuan digital saja.
Copyrights © 2026