Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 3 (2026)

Analisis Pengaruh Tingkat Polusi NaCl Terhadap Arus Bocor Isolator Piring Keramik Berlapis Hidrofobik

Siregar, Sun Fransisco (Unknown)
Nurwati, Tri (Unknown)
Hasanah, Rini Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2026

Abstract

Isolator luar ruang pada sistem tenaga listrik sering mengalami penurunan kinerja akibat kontaminasi polutan dan kelembapan lingkungan.  Kontaminasi berupa garam NaCl dapat meningkatkan konduktivitas  permukaan isolator sehingga memicu terjadinya arus bocor yang  berpotensi menyebabkan kegagalan isolasi. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis pengaruh tingkat polusi yang dinyatakan sebagai Equivalent  Salt Deposit Density (ESDD) serta pengaruh proses pengeringan  (selfhealing) terhadap karakteristik arus bocor pada isolator piring keramik berlapis hidrofobik. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi distribusi  medan listrik menggunakan perangkat lunak Finite Element Method  Magnetics (FEMM) dan pengujian arus bocor di laboratorium tegangan  tinggi. Variasi tegangan uji yang digunakan adalah 10 kV, 20 kV, dan 30 kV  dengan tingkat polusi ESDD sebesar 0 mg/cm²; 0,02 mg/cm²; 0,04 mg/cm²;  dan 0,06 mg/cm². Hasil simulasi menunjukkan bahwa keberadaan polutan  meningkatkan nilai maksimum medan listrik pada permukaan isolator.  Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa arus bocor meningkat  seiring dengan kenaikan ESDD dan tegangan uji. Selain itu, proses  pengeringan mampu menurunkan arus bocor akibat mekanisme  pemulihan hidrofobisitas (self-healing) dari lapisan silikon pada permukaan  isolator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi  tingkat polusi dan tegangan operasi sangat mempengaruhi performa  isolasi isolator keramik, sehingga perlu diperhatikan dalam perencanaan  dan pemeliharaan sistem tenaga listrik. Kata Kunci—Isolator keramik, arus bocor, ESDD, polusi isolator, self-healing, FEMM. 

Copyrights © 2026