Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami soal cerita penjumlahan dan pengurangan melalui penggunaan media benda konkret pada siswa kelas I sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas I SDIT An Nisa Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase ketuntasan belajar, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Penggunaan media benda konkret membantu meningkatkan kemampuan memahami soal cerita penjumlahan dan pengurangan siswa. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 30% pada pra-siklus menjadi 66,7% pada siklus I dan mencapai 90% pada siklus II. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, terlibat dalam pembelajaran, dan lebih mudah memahami hubungan antara situasi pada soal cerita dengan operasi hitung yang digunakan. Penggunaan media benda konkret membantu meningkatkan kemampuan memahami soal cerita penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I sekolah dasar serta mendukung keterlibatan siswa selama proses pembelajaran matematika berlangsung.
Copyrights © 2026