Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan evaluasi diagnostik, penatalaksanaan, dan luaran klinis pasien dengan cedera kepala ringan disertai hipertensi urgensi. Cedera kepala ringan merupakan bentuk trauma kepala tersering dan umumnya memiliki prognosis baik bila ditangani secara tepat. Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke instalasi gawat darurat dengan keluhan nyeri kepala setelah kecelakaan lalu lintas sekitar satu jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien tidak menggunakan helm dan kepala terbentur aspal. Pemeriksaan fisik menunjukkan cephal hematoma regio frontotemporalis sinistra dengan Glasgow Coma Scale 15 (E4V5M6). Tekanan darah pasien 199/114 mmHg. Pasien tidak mengalami penurunan kesadaran, kejang, maupun muntah proyektil. Pemeriksaan neurologis tidak menunjukkan defisit neurologis fokal. CT-scan kepala non-kontras menunjukkan cephal hematoma regio frontotemporalis sinistra tanpa kelainan intrakranial maupun fraktur tulang tengkorak. Pasien didiagnosis mild head injury disertai hipertensi urgensi dan ditatalaksana secara konservatif menggunakan cairan intravena, analgesik, antihipertensi, serta terapi suportif. Setelah observasi, kondisi klinis pasien membaik tanpa perburukan neurologis dan pasien dipulangkan dalam keadaan stabil. Kasus ini menegaskan pentingnya evaluasi neurologis menyeluruh dan observasi ketat pada pasien lansia dengan cedera kepala ringan meskipun hasil CT-scan awal normal.
Copyrights © 2026