Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 5 (2026): Volume 13 Nomor 5

Peran Suplementasi Omega-3 Terhadap Nafsu Makan Pada Pasien Tuberkulosis Paru: Evidence-Based Case Report

Melissa Mauli Sibarani (Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia)
Krisadelfa Sutanto (Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global dan sering berhubungan dengan malnutrisi akibat peningkatan kebutuhan metabolik, inflamasi sistemik, dan penurunan nafsu makan. Asam lemak omega-3 (ω-3 fatty acids) memiliki sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu regulasi nafsu makan dan pemulihan status gizi pada pasien TB. Evidence-based case report ini bertujuan mengevaluasi peran suplementasi omega-3 terhadap nafsu makan pada pasien tuberkulosis paru. Penelusuran literatur dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kriteria eligibilitas yang telah ditetapkan. Telaah kritis dilakukan menggunakan Oxford Centre for Evidence-Based Medicine (CEBM) dan kerangka telaah kritis FAITH. Dua studi memenuhi kriteria inklusi, terdiri atas satu randomized controlled trial dan satu studi observasional. Tingkat evidensi berkisar antara Level 2 hingga Level 4 dengan kualitas metodologi sedang. Satu penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara rasio asupan omega-3/omega-6 dengan skor nafsu makan (r = −0,10; p = 0,54), sedangkan penelitian lain menunjukkan perbaikan indeks massa tubuh dan parameter inflamasi tanpa penilaian langsung terhadap nafsu makan. Bukti ilmiah saat ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa suplementasi omega-3 secara langsung meningkatkan nafsu makan pada pasien TB paru. Namun, suplementasi omega-3 berpotensi memberikan manfaat antiinflamasi dan dukungan status gizi sebagai terapi adjuvan. Jumlah studi yang terbatas, heterogenitas luaran, pengukuran nafsu makan yang tidak langsung, dan ukuran sampel kecil menjadi keterbatasan utama bukti ilmiah yang tersedia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...