Pasien yang mengalami imobilisasi dalam waktu lama memiliki risiko tinggi terkena luka dekubitus akibat tekanan terus-menerus yang dapat mengganggu aliran darah pada jaringan tubuh. Kondisi ini berpotensi menimbulkan komplikasi berat, mulai dari infeksi hingga kematian. Virgin coconut oil (VCO) memiliki kandungan antimikroba dan antiinflamasi yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kondisi luka dekubitus sebelum dan sesudah pemberian intervensi VCO pada pasien tirah baring. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui pendekatan one-group pre-post test. Sampel penelitian terdiri dari 30 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemberian VCO dilakukan dua kali dalam sehari. Evaluasi kondisi luka dilakukan menggunakan instrumen Pressure Ulcer Scale for Healing (PUSH Tool). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada kondisi luka sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,001), dengan median penurunan skor luka sebesar 3 poin, effect size 0,82, serta confidence interval 95% sebesar 1,8–4,2. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan VCO efektif dalam membantu perbaikan luka dekubitus pada pasien tirah baring di ruang ICU. Penelitian ini memiliki keterbatasan berupa tidak adanya kelompok kontrol dan jumlah sampel yang masih terbatas.
Copyrights © 2026