Penelitian ini bermula dari tingginya kemungkinan terjadinya gempa bumi di Indonesia serta rendahnya tingkat kesiapan siswa saat menghadapi keadaan darurat, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang lebih teoritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) dalam pelatihan simulasi gempa bumi dan untuk mengukur peningkatan pemahaman serta kesiapsiagaan siswa. Metodologi yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental yang melibatkan satu kelompok dengan pretest dan posttest. Peserta penelitian adalah siswa dari SMP Negeri 4 Kutacane. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan media VR berbasis video simulasi dari YouTube, dibantu dengan smartphone dan VRBox. Data diperoleh melalui pretest dan posttest yang dianalisis secara kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman dan kesiapsiagaan siswa setelah mengikuti pelatihan simulasi berbasis VR, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai posttest dibandingkan pretest. Selain itu, siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media VR yang bersifat interaktif dan imersif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Virtual Reality terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana gempa bumi.
Copyrights © 2026