Pemanfaatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya posyandu dan keluarga berencana (KB), masih belum optimal dan menjadi salah satu permasalahan kesehatan di tingkat komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan masyarakat serta melaksanakan intervensi melalui penyuluhan kesehatan dan KB dengan pendekatan kebidanan komunitas dan Family Oriented Midwifery Education (FOME) di Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kota Padang. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional melalui pengumpulan data primer menggunakan kuesioner serta data sekunder dari puskesmas dan perangkat setempat. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penentuan prioritas, perencanaan intervensi, pelaksanaan penyuluhan, konseling, pemeriksaan kesehatan, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa dari 691 penduduk, terdapat 56,44% masyarakat tidak pernah memanfaatkan posyandu dan 63,46% pasangan usia subur tidak menggunakan kontrasepsi. Intervensi dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya promotif dan preventif dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat. Kesimpulan: pendekatan kebidanan komunitas dan FOME dapat diterapkan sebagai strategi dalam pelaksanaan intervensi kesehatan berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026