Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Dan Keluarga Berencana Melalui Pendekatan Kebidanan Komunitas Dan Fome di Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Kota Padang Dina Taufia; Hindun Mila Hudzaifah; Erda Mutiara Halida; Annisa Rusdi; Mustika Khasanah Putri; Putri Khairani; Farakkah Cahya Sari; Annisa Husnul Khatimah; Nurhafiza Nurhafiza
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1793

Abstract

Pemanfaatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya posyandu dan keluarga berencana (KB), masih belum optimal dan menjadi salah satu permasalahan kesehatan di tingkat komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan masyarakat serta melaksanakan intervensi melalui penyuluhan kesehatan dan KB dengan pendekatan kebidanan komunitas dan Family Oriented Midwifery Education (FOME) di Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kota Padang. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional melalui pengumpulan data primer menggunakan kuesioner serta data sekunder dari puskesmas dan perangkat setempat. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penentuan prioritas, perencanaan intervensi, pelaksanaan penyuluhan, konseling, pemeriksaan kesehatan, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa dari 691 penduduk, terdapat 56,44% masyarakat tidak pernah memanfaatkan posyandu dan 63,46% pasangan usia subur tidak menggunakan kontrasepsi. Intervensi dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya promotif dan preventif dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat. Kesimpulan: pendekatan kebidanan komunitas dan FOME dapat diterapkan sebagai strategi dalam pelaksanaan intervensi kesehatan berbasis masyarakat.
Preconception midwifery care for women of reproductive age Annisa Rusdi; Arifa Mirandra; Laila Laila
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 2 (2026): May Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i2.3085

Abstract

Background: Preconception care is an essential strategy to improve women's health status before pregnancy to prevent maternal and neonatal complications. Purpose: to describe the implementation of midwifery care during the preconception period among women of reproductive age. Method: This research used a case study design with a continuity-of-care approach, involving four clients (Ms. F, Ms. I, Ms. M, and Ms. L) selected through purposive sampling. Results: Variations in preconception health status, ranging from optimal conditions to the presence of risk factors such as hypertension, obesity, and chronic energy deficiency. The care provided included health screening, education, lifestyle modification, blood pressure control, stress management, nutritional improvement, supplementation, and immunization. Evaluation indicated improvements in knowledge and positive behavioral changes toward healthier lifestyles, although some risk factors still required ongoing monitoring. Conclusion: In conclusion, comprehensive, continuous preconception midwifery care plays an important role in improving women's physical, psychological, and social readiness before pregnancy. Suggestion: Strengthening preconception services through screening and early detection of risk factors is necessary to achieve healthy and high-quality pregnancies.
Program Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi dan Keluarga untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat dengan Edukasi Digital, Parenting, Promosi Skrining IVA, dan Sirkumsisi di Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Henni Fitria; Ida Rahmah Burhan; Zurayya Fadila; Elly Usman; Elmatris SY; Abdiana Abdiana; Eka Nofita; Desy Nofita Sari; Rahmadini Faricha Hakim; Annisa Rusdi; Etriyel Etriyel; Rauza Sukma Rita; Yulistini Yulistini; Westi Permata Wati; Roza Silvia; Selfi Renita Rusjdi; Lili Irawati; Feni Andriani; Husni Husni; Uliy Iffah; Yuniar Lestari; Nur Afrainin Syah; Nora Harminati; Adila Kasni Astiena
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27382

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Family Oriented Medical Education (FOME) Lapangan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas di Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, mendapatkan beberapa permasalahan prioritas. Permasalahan berupa rendahnya literasi kesehatan reproduksi, kurangnya pemahaman orang tua mengenai penggunaan gadget yang sehat pada anak, rendahnya kesadaran perempuan usia subur untuk melakukan skrining kanker serviks, serta masih perlunya peningkatan pemanfaatan pelayanan sirkumsisi yang dilakukan sesuai standar medis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan kesehatan keluarga melalui edukasi, promosi kesehatan, dan pelayanan kesehatan preventif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan pemerintah kelurahan, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dosen, mahasiswa, dan masyarakat sebagai mitra. Intervensi yang dilakukan meliputi edukasi penggunaan gadget yang sehat pada anak (digital parenting), edukasi kesehatan reproduksi dan promosi skrining IVA, serta pelayanan sirkumsisi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Sebanyak 30 perempuan usia subur mengikuti kegiatan edukasi dan 22 anak mengikuti pelayanan sirkumsisi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai kesehatan reproduksi dan penggunaan gadget yang sehat pada anak, dengan rata-rata skor meningkat 27,9% dibandingkan sebelum intervensi. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan, ditandai dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab saat edukasi. Program pengabdian yang terintegrasi dengan kegiatan FOME mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan pengasuhan digital serta memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan preventif.  Kata Kunci: Literasi Kesehatan Reproduksi, Digital Parenting, Skrining IVA, Sirkumsi.  ABSTRACT The Family Oriented Medical Education (FOME) field activity conducted by students from the Faculty of Medicine at Andalas University in Gates Nan XX Village, Lubuk Begalung Subdistrict, Padang City, identified several priority issues. These issues include low reproductive health literacy, parents’ lack of understanding regarding healthy gadget use among children, low awareness among women of childbearing age regarding cervical cancer screening, and the continued need to increase the utilization of circumcision services performed in accordance with medical standards. This community service activity aims to improve reproductive health and family health literacy through education, health promotion, and community-based preventive health services. The activities were carried out using a community empowerment approach that involved the sub-district government, health cadres, health workers, faculty members, students, and the community as partners. The interventions included education on healthy gadget use for children (digital parenting), reproductive health education and promotion of IVA screening, as well as circumcision services. An evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants knowledge. A total of 30 women of childbearing age participated in the educational activities, and 22 children received circumcision services. The results of the intervention showed an increase in participants’ knowledge of reproductive health and healthy gadget use among children, with average scores rising by 27.9% compared to pre-intervention levels. The community also demonstrated high enthusiasm during the activities, as evidenced by their active participation in the question-and-answer sessions during the educational sessions. This community service program, integrated with FOME activities, successfully increased the community’s knowledge of reproductive health and digital parenting and expanded access to preventive health services. Keywords: Reproductive Health Literacy, Digital Parenting, IVA Screening, Circumcision.