Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran tasawuf sebagai teknologi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam proses internalisasi nilai dan pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Dafa Bantur. Penelitian dilatarbelakangi oleh sistem pendidikan pesantren yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi keagamaan secara teoritis, tetapi juga menekankan pembiasaan spiritual, keteladanan guru, dan kultur kehidupan religius dalam membentuk karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pengasuh pesantren, guru, santri, alumni, serta masyarakat sekitar sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tasawuf di Pondok Pesantren Dafa Bantur diterapkan melalui pembelajaran kitab klasik seperti Ihya’ Ulumuddin dan Syarah Al-Hikam, pembiasaan spiritual berupa wirid, dzikir, dan ibadah berjamaah, serta keteladanan guru dan lingkungan religius pesantren. Sistem tersebut membentuk internalisasi nilai keikhlasan, kesabaran, tawadhu, kedisiplinan, dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari santri. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak selalu berbasis digital, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sistem kehidupan pesantren yang mendukung pembentukan spiritualitas dan akhlak peserta didik secara berkelanjutan
Copyrights © 2026