Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Nilai Tukar Petani (NTP), jumlah petani, dan penyaluran zakat terhadap rata-rata pendapatan petani di Indonesia. Sebagian besar penelitian sebelumnya menggunakan NTP sebagai proksi kesejahteraan petani, sedangkan penelitian ini menggunakan rata-rata pendapatan petani yang dianggap lebih mampu menggambarkan kesejahteraan secara langsung. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan data makro untuk melihat kondisi petani secara agregat nasional. Penelitian menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTP berpengaruh positif dan signifikan terhadap rata-rata pendapatan petani. Sebaliknya, zakat berpengaruh negatif dan signifikan, yang diduga dipengaruhi oleh adanya reverse causality, di mana penurunan pendapatan petani mendorong peningkatan penyaluran zakat. Sementara itu, jumlah petani tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia petani, serta penguatan koordinasi antara pemerintah dan lembaga zakat agar penyaluran bantuan kepada petani berpendapatan rendah dapat lebih optimal.
Copyrights © 2026