Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus judi togel online di Desa Biaro Baru, dengan puncaknya pada tahun 2023 yang mencatat 70 kasus. Fenomena ini menarik untuk diteliti karena diduga dipengaruhi oleh berbagai aspek sosial, ekonomi, dan teknologi yang berkembang pasca pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan maraknya praktik judi togel online di desa tersebut setelah pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Differential Association dari Edwin H. Sutherland, yang menjelaskan bahwa perilaku menyimpang dipelajari melalui interaksi sosial dengan individu atau kelompok yang memiliki nilai menyimpang. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan lima faktor utama penyebab maraknya judi togel online: (1) lingkungan pertemanan yang mendorong keterlibatan individu, (2) tekanan ekonomi akibat dampak pandemi, (3) lemahnya kontrol sosial dari keluarga dan tokoh masyarakat, (4) rasa aman yang ditawarkan oleh anonimitas platform online, dan (5) kemudahan akses melalui internet dan perangkat digital. Temuan ini menunjukkan bahwa judi togel online merupakan masalah kompleks yang membutuhkan pendekatan komprehensif, termasuk penguatan kontrol sosial dan literasi digital untuk mencegah penyebarannya.
Copyrights © 2026