Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mengenalkan konsep numerasi awal pada anak usia dini melalui permainan tradisional engklek di rumah. Kemampuan numerasi awal merupakan keterampilan fundamental yang perlu dikembangkan sejak usia dini karena berdampak pada pertumbuhan kognitif dan kesiapan belajar anak pada tahap selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berupa orang tua yang memiliki anak berusia 3–6 tahun dan telah memanfaatkan permainan tradisional dalam aktivitas bermain anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring secara tertulis, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek dapat membantu anak memahami angka, mengenali urutan bilangan, dan meningkatkan keterampilan berhitung dasar melalui aktivitas melompat pada kotak-kotak yang telah diberi tanda angka. Orang tua berperan sebagai pendukung, pengarah, dan penyemangat dalam aktivitas bermain sekaligus belajar anak. Selain meningkatkan keterampilan numerasi, permainan engklek juga mendukung perkembangan motorik kasar, koordinasi gerak, kemampuan sosial, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Oleh karena itu, permainan tradisional engklek dapat menjadi sarana pembelajaran yang sederhana, menyenangkan, dan efektif dalam memperkenalkan konsep numerasi awal kepada anak usia dini di lingkungan keluarga.
Copyrights © 2026