Penelitian ini membahas menurunnya minat membaca siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital. Perkembangan teknologi digital membuat siswa lebih tertarik menggunakan media sosial, game online, dan berbagai hiburan digital dibandingkan membaca buku atau bahan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknologi digital terhadap minat membaca siswa, faktor penyebab rendahnya minat membaca, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan budaya literasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat membaca siswa dipengaruhi oleh dominasi hiburan digital, rendahnya budaya literasi, kurangnya dukungan keluarga dan sekolah, serta penggunaan teknologi yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua dalam meningkatkan minat membaca siswa melalui pembiasaan literasi dan pemanfaatan teknologi digital secara positif.
Copyrights © 2026