Desain busana berbasis kearifan lokal merupakan bentuk representasi identitas budaya yang memiliki nilai estetika, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep desain busana Desa Sikalang, mengidentifikasi elemen visual yang digunakan, serta menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika induktif. Sumber data penelitian berupa data visual dari dokumen desain busana yang mencakup motif, warna, bentuk, dan aksesoris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan melalui interpretasi tanda dalam perspektif semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain busana Desa Sikalang tersusun atas empat elemen utama, yaitu motif bunga dan dedaunan, palet warna earth tone, bentuk outer tanpa lengan, serta aksesoris tangkuluak dan bros. Keempat elemen tersebut terintegrasi sebagai representasi nilai budaya, sosial, dan lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2026