Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran budaya organisasi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan berdasarkan berbagai studi kasus yang telah dilakukan sebelumnya. Motivasi kerja dipahami sebagai dorongan internal maupun eksternal yang memengaruhi semangat individu dalam melaksanakan tugas, sedangkan kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang dicapai sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kajian literatur (literature review) dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan topik motivasi kerja, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui budaya organisasi. Budaya organisasi yang kuat dan positif mampu memperkuat pengaruh motivasi kerja sehingga karyawan lebih disiplin, produktif, dan memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi. Kesimpulannya, budaya organisasi terbukti berperan penting sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan. Organisasi yang mampu membangun budaya kerja yang sehat dan mendukung akan lebih efektif dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusianya. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia.
Copyrights © 2026