Fluida sering kali mengalami kehilangan energi (head loss) di dalam pipa karena adanya turbulensi aliran yang mengakibatkan gesekan di permukaan pipa bagian dalam. Head loss sangat merugikan dalam sistem pemipaan karena dapat menurunkan tingkat efisiensi aliran fluida. Head loss dipengaruhi oleh variasi belokan (elbow), sambungan, katub (valve), dan diameter pipa. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui head loss yang terjadi di tiap line pada sistem pemipaan aliran fluida yang terdiri dari variasi luas penampang pipa, jumlah sambungan, katub, dan belokan. Selain itu juga untuk mengevaluasi kerja pompa dengan pada rangkaian seri maupun kompleks. Semakin kecil ukuran diameter menyebabkan kecepatan fluida meningkat sehingga menyebabkan friksi yang ada dalam pipa semakin besar, hal tersebut menyebabkan head loss semakin besar. Kerja pompa yang dibutuhkan untuk mengalirkan fluida berbanding lurus dengan besarnya head loss yang terjadi pada sistem pemipaan.
Copyrights © 2022