Latar Belakang: Massa kolorektal merupakan masalah kesehatan global yang signifikan dengan tren peningkatan kasus pada kelompok usia produktif dan lanjut usia di Indonesia. Kondisi ini menyebabkan gangguan eliminasi dan nyeri kronis yang kompleks, sehingga membatasi kemampuan perawatan diri pasien. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan komprehensif pada pasien lanjut usia dengan massa kolorektal menggunakan pendekatan Teori Self-Care Dorothea Orem. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif pada seorang pasien laki-laki (Tn. X, 82 tahun). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi klinis, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan proses keperawatan SDKI, SIKI, dan SLKI yang diintegrasikan dengan sistem keperawatan Orem. Hasil: Pengkajian menemukan adanya nyeri abdomen kronis dan perubahan pola defekasi (feses menyerupai kotoran kambing) yang memicu self-care deficit. Intervensi diterapkan melalui wholly compensatory, partly compensatory, dan supportive-educative system. Evaluasi menunjukkan penurunan skala nyeri dan peningkatan self-care agency pasien dalam mengelola kebutuhan terapeutiknya. Kesimpulan: Penerapan Teori Orem efektif dalam mengorganisasi asuhan keperawatan yang adaptif bagi pasien lanjut usia, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi sambil tetap mengoptimalkan kemandirian pasien di tengah keterbatasan fisik akibat massa kolorektal.
Copyrights © 2026