Abstrak: Kasus kegawatdaruratan psikiatri semakin meningkat tiap tahun meliputi percobaan bunuh diri, perilaku kekerasan, agitasi, kecemasan ekstrem, depresi berat dan masalah adiksi NAPZA. Perawat dalam upaya penanganan kedaruratan kesehatan jiwa memiliki pengalaman dikarenakan kondisi pasien mengalami masalah kejiwaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam tatalaksana kegawatdaruratan psikiatri. Penelitian ini menggunakan studi fenomenologi eksploratif dengan wawancara mendalam terhadap lima orang perawat dengan masa kerja lebih dari lima tahun di RSJ Prof.Dr.M.Ildrem Medan. Analisis data menggunakan metode Collaizi. Terdapat lima tema yang mendeskripsikan makna dari pengalaman perawat dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan psikiatri yaitu mendapatkan kekerasan fisik dan verbal, perasaan perawat dalam merawat pasien di fase krisis, tindakan perawat dalam kegawatdaruratan psikiatri, motivasi dalam pelayanan keperawatan jiwa, dan harapan untuk peningkatan layanan. Perawat sering menjadi pelampiasan kekerasan pasien fase gawat darurat psikiatri, sehingga memiliki beban kerja dan dampak psikologis yang lebih tinggi. Kesempatan jenjang karir, studi lanjut, penghargaan dan promosi menjadi bentuk motivasi bagi perawat dalam meningkatkan kompetensinya di unit psikiatri. Namun keselamatan perawat serta pasien menjadi prioritas utama. Perlu diteliti lebih lanjut terkait motivasi perawat dengan kinerja di unit gawat darurat psikiatri
Copyrights © 2026