Pendidikan inklusif menuntut kesiapan multidimensional dari guru, baik secara kognitif, emosional, maupun profesional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pelatihan berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan desain evaluasi pre-post. Subjek kegiatan terdiri dari 35 guru pada tahap pra-pelatihan dan 31 guru pada tahap pascapelatihan. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Kesiapan Psikologis Guru Inklusif dan kuesioner evaluasi pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, kesiapan psikologis guru berada pada kategori sedang (TRI = 2,85) dengan dominasi tahap ambivalensi (97,1%). Setelah pelatihan, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan dengan gain antara 53% hingga 77%, dengan peningkatan tertinggi pada pembelajaran diferensiasi model 3P. Tingkat kepuasan peserta sangat tinggi (mean = 3,68), dan seluruh peserta menyatakan siap mengimplementasikan hasil pelatihan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru, namun memerlukan tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan penguatan dukungan struktural sekolah.
Copyrights © 2026