Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Diniyyah Noor Taqwa Sapen Majasem Ngawi masih cenderung konvensional sehingga kurang optimal dalam meningkatkan penguasaan mufradat santri. Hal ini terlihat dari rendahnya minat belajar, terbatasnya variasi metode, serta minimnya penggunaan media pembelajaran inovatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan merevitalisasi pembelajaran Bahasa Arab untuk meningkatkan penguasaan mufradat santri. Pendekatan yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan potensi guru, santri, dan lingkungan madrasah. Strategi yang diterapkan meliputi metode setor hafalan terbimbing dan metode taqlid. Setor hafalan terbimbing dilakukan melalui penyetoran mufradat secara bertahap dengan bimbingan guru, sehingga santri mampu menghafal sekaligus memahami makna dan pelafalan. Metode taqlid dilakukan melalui peniruan dan pengulangan kosakata dalam konteks sederhana untuk membentuk kebiasaan berbahasa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi santri dalam pembelajaran. Penguasaan mufradat juga meningkat, ditandai dengan kemampuan mengingat, memahami, dan menggunakan kosakata secara sederhana. Selain itu, guru menjadi lebih kreatif dalam mengajar dengan metode yang variatif. Dengan demikian, pendekatan ABCD yang dipadukan dengan strategi setor hafalan terbimbing dan taqlid efektif dalam meningkatkan penguasaan mufradat santri.
Copyrights © 2026