Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)

Perspektif Tenaga Kesehatan Tentang Perlindungan Hak Dan Martabat Pasien Melalui Prinsip Confidentiality

Marlin Eppang (Institut Toraja Raya Indonesia)
Rahmat Pannyiwi (Universitas Pertahanan RI)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT Confidentiality is a fundamental principle in healthcare services aimed at protecting patients' rights, privacy, and dignity. Healthcare professionals have ethical and professional responsibilities to maintain the confidentiality of patient information throughout the healthcare process. Violations of confidentiality may reduce patient trust, cause psychological harm, and result in legal consequences for healthcare providers. This study aimed to explore healthcare professionals’ perspectives on protecting patient rights and dignity through the principle of confidentiality. This study employed a quantitative approach with a descriptive analytic design. The sample consisted of 40 healthcare professionals, including nurses and midwives, selected using purposive sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate and Chi-Square statistical tests. The results showed that most healthcare professionals had a good understanding of confidentiality principles (70%). The majority also demonstrated good implementation of confidentiality practices in healthcare services (75%). Statistical analysis revealed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant relationship between healthcare professionals' understanding of confidentiality and the protection of patients' rights and dignity. In conclusion, proper implementation of confidentiality principles enhances the protection of patient rights and dignity and strengthens patient trust in healthcare services. Keywords: Confidentiality, Patient Rights, Patient Dignity, Healthcare Professionals, Healthcare Ethics ABSTRAK Prinsip confidentiality atau kerahasiaan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pelayanan kesehatan yang bertujuan melindungi hak, privasi, dan martabat pasien. Tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab profesional dan etik untuk menjaga kerahasiaan informasi medis pasien selama proses pelayanan kesehatan berlangsung. Pelanggaran terhadap prinsip kerahasiaan dapat menurunkan kepercayaan pasien, menimbulkan dampak psikologis, serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif tenaga kesehatan tentang perlindungan hak dan martabat pasien melalui penerapan prinsip confidentiality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 40 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan bidan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang baik mengenai prinsip confidentiality sebanyak 28 responden (70%). Sebagian besar responden juga menunjukkan penerapan prinsip kerahasiaan yang baik dalam pelayanan kesehatan sebanyak 30 responden (75%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pemahaman tenaga kesehatan mengenai confidentiality dengan perlindungan hak dan martabat pasien. Disimpulkan bahwa penerapan prinsip confidentiality yang baik dapat meningkatkan perlindungan hak dan martabat pasien serta memperkuat kepercayaan pasien terhadap pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Confidentiality, Hak Pasien, Martabat Pasien, Tenaga Kesehatan, Etika Kesehatan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Barongko

Publisher

Subject

Education Engineering Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan (BaJIK) adalah jurnal peer-review nasional yang diterbitkan oleh Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan ini bersifat open access atau akses terbuka serta bertujuan untuk berbagi dan mempromosikan kualitas layanan masyarakat dengan menerapkan ...