JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
Vol 6 No 5 (2026): May Edition 2026

Hubungan self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat

Frida Chairunnisa Aulia (Universitas '
Aisyiyah Yogyakarta)

Rosiana Nur Imallah (Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta)
Noor Ariyani Rokhmah (Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
27 May 2026

Abstract

Background: Patient safety is a top priority in healthcare. Medication errors remain a leading cause of adverse patient outcomes. The implementation of the seven rights of medication administration is a standard that nurses must adhere to. Nurses' self-efficacy, or self-confidence, is thought to be related to adherence to these principles. Purpose: To determine the relationship between self-efficacy and nurse compliance in implementing the seven correct principles of drug administration in the inpatient ward. Method: This study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 65 nurses in the inpatient ward of PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta, selected using a purposive sampling technique. Data collection used a self-efficacy questionnaire and a nurse compliance questionnaire. Data analysis used the Spearman Rank correlation test. Results: Self-efficacy of nurses in the inpatient ward was found to be high for 61 (93.9%) respondents. Nurse compliance in implementing the seven rights of medication administration was found to be compliant for 56 (86.2%) respondents. The results of the Spearman Rank correlation test showed a correlation coefficient (r) of 0.667 with a p value = 0.000, which means p < 0.05, indicating a strong relationship. Conclusion: There is a significant positive relationship between self-efficacy and nurse compliance in implementing the seven rights principles of medication administration in the inpatient ward.   Keywords: Nurse Compliance; Seven Right Principles Of Medication Administration; Self-Efficacy.   Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Kesalahan pemberian obat (medication error) masih menjadi salah satu penyebab utama kejadian yang merugikan pasien. Penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat merupakan standar yang harus dipatuhi perawat. Self-efficacy atau keyakinan diri perawat diduga memiliki hubungan dengan kepatuhan dalam penerapan prinsip tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebanyak 65 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self-efficacy dan kuesioner kepatuhan perawat. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Self-efficacy perawat di ruang rawat inap didapatkan dengan kategori tinggi sebanyak 61 (93.9%) responden. Kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat didapatkan dengan kategori patuh sebanyak 56 (86.2%) responden. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,667 dengan nilai p = 0.000 yang berarti p < 0.05, menunjukkan keeratan hubungan kuat. Simpulan: Ada hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat di ruang rawat inap.   Kata Kunci: Kepatuhan Perawat; Prinsip Tujuh Benar Pemberian Obat; Self-Efficacy.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qlt

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal penelitian kualitatif di bidang kesehatan berkaitan dengan penjelasan narasi atau cerita di balik suatu fakta atau kejadian. Disamping itu memuat laporan kegiatan penerapan asuhan keperawatan dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua ...