Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penerapan Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 8 Pangkep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif survei. Populasi penelitian berjumlah 21 siswa kelas X yang telah mengikuti pembelajaran berbasis proyek, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket persepsi yang terdiri atas 24 butir pernyataan dengan skala Likert empat tingkat. Instrumen mengukur lima aspek persepsi, yaitu kesesuaian model terhadap materi pembelajaran, kreativitas belajar, hasil belajar dan pemahaman konsep, kolaborasi dan kerja tim, serta motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase capaian pada setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap penerapan PjBL berada pada kategori positif dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,08 atau setara dengan 77,0% dari skor maksimum. Aspek kesesuaian model terhadap materi memperoleh skor tertinggi (M = 3,17), diikuti kolaborasi dan kerja tim (M = 3,09), hasil belajar dan pemahaman konsep (M = 3,06), kreativitas belajar (M = 3,05), serta motivasi belajar (M = 3,01). Temuan penelitian menunjukkan bahwa PjBL dipersepsikan mampu mendukung pembelajaran yang kontekstual, meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta mengembangkan kemampuan kolaboratif. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa aspek kreativitas dan motivasi belajar masih memerlukan penguatan dalam implementasinya. Hasil penelitian memberikan kontribusi empiris mengenai persepsi siswa terhadap PjBL pada pembelajaran Bahasa Indonesia serta dapat menjadi dasar evaluasi dalam optimalisasi penerapan pembelajaran berbasis proyek pada era Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026