ABSTRAK Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap pola kehidupan masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan. Di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan akses informasi dan komunikasi, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan moral seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, ujaran kebencian, dan degradasi akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi akhlak, pendidikan karakter, dan literasi digital dalam perspektif Al-Qur’an serta pemikiran Imam Al-Ghazali. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui pengkajian Al-Qur’an, kitab-kitab Imam Al-Ghazali, buku pendidikan Islam, dan jurnal-jurnal ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan pentingnya akhlak mulia, tabayyun, tanggung jawab, dan pengendalian diri dalam penggunaan teknologi digital. Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa akhlak merupakan sifat yang tertanam dalam jiwa sehingga melahirkan perilaku secara spontan. Integrasi pendidikan karakter dan literasi digital dapat dilakukan melalui pembelajaran berbasis nilai Islam, pembiasaan etika digital, serta penguatan spiritualitas peserta didik. Dengan demikian, literasi digital tidak hanya berorientasi pada kecakapan teknologi, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi akhlak dan karakter Islami.
Copyrights © 2026