Penelitian ini bertujuan untuk menelaah relevansi aliran filsafat perenialisme terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 1 Bancarkembar. Perenialisme menekankan pentingnya nilai-nilai abadi, pembentukan karakter, serta pengembangan akal melalui proses pendidikan yang berorientasi pada kebenaran universal. Namun, dalam praktik pembelajaran PAI di sekolah tersebut, guru lebih menerapkan pendekatan student centered learning dengan penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data terkait proses pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di SD Negeri 1 Bancarkembar belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip filsafat perenialisme karena proses pembelajaran lebih berfokus pada keaktifan siswa, kolaborasi, dan pemanfaatan media modern dibandingkan pada pembelajaran yang bersifat teacher centered dan penanaman nilai klasik secara mendalam. Meskipun demikian, nilai-nilai moral dan karakter yang menjadi tujuan utama perenialisme tetap tercermin dalam materi dan aktivitas pembelajaran PAI. Dengan demikian, pembelajaran PAI di SD Negeri 1 Bancarkembar menunjukkan adanya perpaduan antara nilai-nilai pendidikan klasik dengan pendekatan pembelajaran modern yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Copyrights © 2026