Dampak negatif yang dihasilkan oleh era revolusi informasi adalah semakin memudarnya keterikatan manusia dengan akar budaya dan kearifan lokal warisan leluhur. Akibatnya, saat ini banyak komunitas yang mengampanyekan berbagai gerakan sosial, salah satunya adalah gerakan sosial perempuan berkebaya yang berupaya mengaktualisasikan kembali budaya Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelompok gerakan sosial perempuan berkebaya melestarikan busana kebaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Selaksabaya secara aktif menjaga keaslian kebaya Indonesia dengan mendorong penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari serta mempertahankan karakteristik tradisionalnya yang anggun, sopan, dan sesuai dengan nilai budaya serta norma sosial. Selain itu, gerakan ini berfungsi sebagai strategi pelestarian budaya melalui peningkatan kesadaran masyarakat dan mendorong generasi muda untuk menghargai serta melestarikan busana tradisional Indonesia.
Copyrights © 2026