Environmental degradation occurring today indicates the need for educational approaches that integrate scientific understanding with religious values. In tahfidz-based Islamic schools, students are accustomed to memorizing Qur’anic verses but are not always able to relate them to learning materials. This study aimed to analyze the effectiveness of an Al-Qur’an-based Problem Based Learning (PBL) model on students’ cognitive learning outcomes regarding the impact of human behavior on the environment among third-grade students of the Tahfidz Program at MIN 3 Sukoharjo. This research employed a quantitative approach using a one group pretest-posttest experimental design. The population consisted of 90 students, while the sample included 15 third-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using a 10-item multiple-choice cognitive test at C3–C4 levels integrated with Qur’anic verses. Data analysis involved the Shapiro-Wilk normality test and the N-Gain test. The results revealed an increase in the mean score from 88.80 in the pre-test to 98.67 in the post-test. The average N-Gain score was 0.90, categorized as high. These findings indicate that the Al-Qur’an-based Problem Based Learning model effectively improves students’ cognitive learning outcomes. The integration of QS. Al-Baqarah verse 30 and QS. Ar-Rum verse 41 provided meaningful learning experiences by linking environmental concepts with humans’ responsibility as khalifah on earth. Therefore, the Al-Qur’an-based PBL model can serve as an alternative learning approach that integrates science and Islamic values in tahfidz-based Islamic schools. ABSTRAK Krisis lingkungan yang terjadi saat ini menunjukkan perlunya pendidikan yang mampu mengintegrasikan pemahaman sains dengan nilai-nilai keagamaan. Pada madrasah berbasis tahfidz, peserta didik telah terbiasa menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, namun belum sepenuhnya mampu menghubungkannya dengan materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbasis Al-Qur’an terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi dampak perilaku manusia terhadap lingkungan di kelas III Program Khusus Tahfidzul Qur’an (PKTQ) MIN 3 Sukoharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 90 siswa PKTQ MIN 3 Sukoharjo, sedangkan sampel terdiri atas 15 siswa kelas III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda sebanyak 10 soal pada level kognitif C3–C4 yang terintegrasi dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 88,80 pada pre-test menjadi 98,67 pada post-test. Skor rata-rata N-Gain sebesar 0,90 termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berbasis Al-Qur’an efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Integrasi QS. Al-Baqarah ayat 30 dan QS. Ar-Rum ayat 41 memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena menghubungkan konsep lingkungan dengan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Dengan demikian, model PBL berbasis Al-Qur’an dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mampu mengintegrasikan sains dan nilai-nilai Islam pada madrasah berbasis tahfidz.
Copyrights © 2026