Menstruasi yang pertama kali terjadi pada remaja putri di sebut dengan Menarche. Remaja putri yang mengalami menarche akan merasa gelisah, bingung dan tidak nyaman. Ketidakstabilan psikologis, emosi, dan rendahnya pengetahuan siswi Sekolah Dasar menjadikan siswi cemas, takut dan tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika mengalami menstruasi tersebut, tetapi mau tidak mau siswi tersebut harus siap menerima kondisi ini, oleh karena itu persiapan menjelang menstruasi penting untuk dipelajari untuk kesiapan jika menstruasi terjadi secara tiba-tiba. Sepanjang kehidupan, perempuan dan anak perempuan dengan ketidakmampuan belajar kepada ibu terhadap kesiapan menghadapi menarchea dan mengakses informasi dan dukungan mengenai menstruasi, namun masih banyak orang tua yang masih mengabaikan inisiatif untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menstruasi. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan di SD 024 Tarai Kota Pekanbaru, ditemukan bahwa didapatkan pengetahuan siswi kurang untuk kesiapan menghadapi menarchea 92,1%. Oleh karena itu dengan adanya penyuluhan ini bisa menambah pengetahuan siswi setelah mendapat penyuluhan Kesehatan serta pembentukan sistem monitoring yang berkelanjutan di sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman meningkatkan pengetahuan siswi sekolah dasar tentang menarche. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 40 siswa kelas VI. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat terjadi peningkatan pengetahuan siswa sebelum penyuluhan kesiapan menghadapi menstruasi sebesar 60% dan menigkat 100% setelah diberikan penyuluhan.
Copyrights © 2026