Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi narasi orang tua mengenai regulasi emosi pada anak dengan Oppositional Defiant Disorder (ODD). ODD merupakan gangguan perkembangan yang ditandai dengan pola perilaku pembangkangan, mudah tersinggung, dan sulit dikelola, yang memberikan dampak signifikan bagi orang tua dan dinamika keluarga. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan tiga partisipan orang tua yang memiliki anak usia 8–9 tahun dengan diagnosis ODD. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: (1) ekspresi emosi anak yang intens; (2) keterbatasan kemampuan regulasi emosi anak; (3) perubahan strategi pengasuhan dari respons reaktif menuju koregulasi; (4) kelelahan emosional orang tua serta upaya regulasi diri; dan (5) pengaruh stigma sosial yang memperparah tekanan pengasuhan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan psikologis bagi orang tua anak dengan ODD serta perlunya edukasi publik untuk mengurangi stigma.
Copyrights © 2026