Keterbatasan media pembelajaran dan alat peraga IPA di sekolah dasar menyebabkan proses pembelajaran IPA masih cenderung bersifat teoritis dan kurang memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Kit IPA Edukatif dari barang bekas sebagai media pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg dan Gall yang meliputi tahap pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan, revisi produk, dan implementasi produk akhir. Produk yang dikembangkan berupa seperangkat alat peraga IPA sederhana dari barang bekas seperti botol plastik, kardus, sedotan, dan bahan lingkungan lainnya untuk menjelaskan konsep-konsep IPA dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kit IPA edukatif mampu meningkatkan motivasi belajar, keaktifan, dan pemahaman konsep peserta didik. Berdasarkan hasil angket respon peserta didik diperoleh rata-rata persentase sebesar 76.25% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, kit IPA edukatif dari barang bekas layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA yang ekonomis, praktis, inovatif, dan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif serta bermakna di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran tidak hanya membantu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, tetapi juga dapat menumbuhkan kreativitas dan kepedulian lingkungan peserta didik sejak dini.
Copyrights © 2026