EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Vol. 6 No. 2 (2026)

PEMIKIRAN MUSTAFA KEMAL ATATÜRK DALAM MODERNISASI PENDIDIKAN TURKI

Arifa Dina Hanifa (Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto)
Asyhar Lailatul Rahma (Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto)
Laeli Dina Mafazah (Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto)



Article Info

Publish Date
22 May 2026

Abstract

ABSTRACT The educational modernization ideas of Mustafa Kemal Atatürk became one of the main pillars in Turkey’s transformation into a modern state in the early twentieth century. The background of these ideas originated from the dualistic educational system of the Ottoman Empire, which separated religious and general education and hindered the development of science and technology. This study aims to analyze Atatürk’s concept of educational reform, the impact of his policies on the Turkish education system, and their relevance to modern educational development. This research employs a qualitative method with a literature review approach through descriptive analysis of secondary sources, including books, journals, and scholarly articles. The findings reveal that Atatürk’s educational reforms were implemented through educational secularization, the unification of the education system under the Ministry of National Education, the replacement of the Arabic alphabet with the Latin alphabet, and the implementation of science-oriented curricula. These reforms contributed to increasing literacy, strengthening national identity, and expanding women’s access to education, although they also generated debates regarding the reduced role of religion in education. The study concludes that Atatürk’s educational thought remains relevant in addressing the challenges of globalization and technological advancement through a rational, scientific, and progress-oriented education system. ABSTRAK Pemikiran Mustafa Kemal Atatürk mengenai modernisasi pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi Turki menuju negara modern pada awal abad ke-20. Gagasan tersebut muncul sebagai respons terhadap sistem pendidikan Kesultanan Utsmaniyah yang mengalami dualisme antara pendidikan agama dan pendidikan umum sehingga menghambat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pembaruan pendidikan yang digagas Mustafa Kemal Atatürk, pengaruh kebijakan yang diterapkannya terhadap sistem pendidikan Turki, serta relevansinya terhadap perkembangan pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan melalui analisis deskriptif terhadap berbagai sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Atatürk dilakukan melalui sekularisasi pendidikan, penyatuan sistem pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Nasional, perubahan alfabet Arab ke Latin, serta penerapan kurikulum berbasis ilmu pengetahuan modern. Reformasi tersebut berdampak pada meningkatnya literasi, penguatan identitas nasional, dan terbukanya akses pendidikan bagi perempuan, meskipun juga memunculkan perdebatan mengenai berkurangnya peran agama dalam pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Mustafa Kemal Atatürk masih relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi melalui sistem pendidikan yang rasional, ilmiah, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

educator

Publisher

Subject

Education Other

Description

EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan ...