Di Daerah Istimewa Yogyakarta, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana partisipasi pekerja Generasi Z dipengaruhi oleh faktor-faktor termasuk keseimbangan kerja-hidup, literasi digital, dan fleksibilitas tempat kerja. Keterlibatan karyawan yang rendah merupakan isu yang diteliti, dan hal ini disebabkan oleh kebutuhan akan pengaturan kerja yang fleksibel, teknologi baru, dan tuntutan pekerjaan modern. Seratus pekerja dari Generasi Z dengan pengalaman kerja enam bulan atau lebih disurvei sebagai bagian dari penelitian kuantitatif ini. Responden dipilih menggunakan teknik sampel bertujuan. Untuk mengevaluasi data yang diperoleh dari survei, digunakan SEM-PLS. Menurut temuan, keterlibatan karyawan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh literasi digital, fleksibilitas tempat kerja, dan keseimbangan kerja-hidup. Dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara statistik antara keterlibatan karyawan dan semua faktor tersebut secara bersamaan. Menurut hasil penelitian, tempat kerja yang seimbang, adaptif secara teknologi, dan fleksibel adalah kunci untuk menarik dan mempertahankan anggota Generasi Z.
Copyrights © 2026