Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Vol 7, No 1 (2026): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat

STRATEGI EDUKASI KOMPREHENSIF DALAM PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL: STUDI DI KOTA MAGELANG

Ari Susilowati (Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)
Anggraini Budi Sulistyawati (Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)
Hanifah Maharani (Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)
Sodikin Kurniawan (Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)
Etik Sulistyowati (Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)
Ayu Cahyaningtyas (Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)
Nursaima Siregar (Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Kesehatan dr. Soedjono)



Article Info

Publish Date
26 May 2026

Abstract

Pendidikan mengenai kesehatan reproduksi dan infeksi menular seksual (IMS) merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesadaran pengetahuan generasi muda di Indonesia. Beban kasus HIV dan IMS masih tinggi, sehingga diperlukan strategi edukasi yang terstruktur dan partisipatif. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penggabungan edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan IMS, dan kerahasiaan rekam medis dalam satu seminar partisipatif. Seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan IMS, serta peran laboratorium dan rekam medis dalam menjaga kerahasiaan dan kualitas layanan kesehatan. Metode penelitian menggunakan menggunakan uji paired sample test, melalui seminar edukatif dengan tahapan pre-test, pemaparan materi, diskusi, dan post-test. Peserta berjumlah 29 orang, terdiri atas 12 laki-laki dan 17 perempuan, dengan rentang usia 17–35 tahun (8 orang berusia 17–20 tahun, 15 orang berusia 21–25 tahun, dan 6 orang berusia 26–35 tahun). Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada semua kelompok (uji paired sample test, p=0,000). Rata-rata skor keseluruhan meningkat dari 9,1 menjadi 10,0 (+0,9). Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki mengalami peningkatan rata-rata 1,0, sedangkan perempuan 0,8, dengan kecenderungan perempuan lebih responsif terhadap isu kerentanan remaja. Berdasarkan usia, peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok 17–20 tahun (+1,5). Kegiatan ini terbukti efektif sebagai model edukasi kesehatan berbasis bukti, terstruktur, dan partisipatif dalam meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan IMS. Meskipun demikian, tantangan terkait persepsi negatif dan stigma sosial mengenai kesehatan reproduksi masih perlu mendapat perhatian lebih lanjut.Kata Kunci: Deteksi Dini; IMS; Teknologi Laboratorium Medis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpkm

Publisher

Subject

Humanities Dentistry Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Veterinary

Description

Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in May and November. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental ...