Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan Environmental Management Accounting (EMA) dapat meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan manufaktur melalui peran Green Innovation sebagai variabel mediasi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Isu lingkungan menjadi perhatian penting bagi perusahaan manufaktur karena aktivitas produksi berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Perusahaan dituntut tidak hanya meningkatkan kinerja ekonomi, tetapi juga memperhatikan kinerja lingkungan melalui penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang baik. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah EMA dengan dukungan Green Innovation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur di wilayah Cilegon dan Serang, Provinsi Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan perusahaan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert untuk mengukur variabel EMA, Green Innovation, dan Kinerja Lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Management Accounting tidak berpengaruh langsung terhadap Kinerja Lingkungan dengan nilai koefisien jalur sebesar -0,618, T-statistic 1,022, dan P-value 0,153 (tidak signifikan). Namun, EMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Innovation dengan koefisien 1,133, T-statistic 2,008, dan P-value 0,022. Selain itu, Green Innovation terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Lingkungan serta mampu memediasi hubungan EMA terhadap Kinerja Lingkungan dengan nilai indirect effect sebesar 1,113, T-statistic 2,007, dan P-value 0,022 (full mediation). Kesimpulannya, EMA tidak mampu meningkatkan kinerja lingkungan secara langsung, tetapi akan efektif apabila dikombinasikan dengan Green Innovation sebagai mekanisme penghubung dalam meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan.
Copyrights © 2026