Sabaruddinsah Sabaruddinsah
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas UMKM Kreatif Melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Sabaruddinsah Sabaruddinsah; Neng Asiah; Yuramanti Yuramanti
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1259

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif di Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan individu, dan evaluasi. Mitra kegiatan berjumlah 15 pelaku UMKM kreatif yang bergerak di sektor kuliner, kriya, fesyen, dan jasa krea tif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata skor pre-test sebesar 26,7 persen menjadi 57,3 persen pada post-test (peningkatan 30,6 poin persentase). Uji Wilcoxon signed-rank test menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -3,29, p = 0,001). Dari 13 peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pendampingan, 8 peserta (61,5 persen) berhasil menyusun laporan laba rugi sederhana dengan bimbingan minimal, sementara 8 peserta (61,5 persen) mampu menyusun neraca dengan kriteria cukup. Indikator keberhasilan tercapai pada 3 dari 5 indikator (peningkatan pemahaman, partisipasi, dan kepuasan peserta). Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, template laporan keuangan, dan tersusunnya dokumen laporan keuangan untuk 8 UMKM mitra. Keberhasilan kegiatan ini terbatas pada peningkatan pengetahuan jangka pendek, sementara aspek keterampilan praktik masih memerlukan perbaikan metode.
Pengaruh Environmental Management Accounting terhadap Kinerja Lingkungan Perusahaan Manufaktur dengan Green Innovation sebagai Variabel Mediasi Farhatul Jannah; Elvin Bastian; Sabaruddinsah Sabaruddinsah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1301

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan Environmental Management Accounting (EMA) dapat meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan manufaktur melalui peran Green Innovation sebagai variabel mediasi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Isu lingkungan menjadi perhatian penting bagi perusahaan manufaktur karena aktivitas produksi berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Perusahaan dituntut tidak hanya meningkatkan kinerja ekonomi, tetapi juga memperhatikan kinerja lingkungan melalui penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang baik. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah EMA dengan dukungan Green Innovation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur di wilayah Cilegon dan Serang, Provinsi Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan perusahaan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert untuk mengukur variabel EMA, Green Innovation, dan Kinerja Lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Management Accounting tidak berpengaruh langsung terhadap Kinerja Lingkungan dengan nilai koefisien jalur sebesar -0,618, T-statistic 1,022, dan P-value 0,153 (tidak signifikan). Namun, EMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Innovation dengan koefisien 1,133, T-statistic 2,008, dan P-value 0,022. Selain itu, Green Innovation terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Lingkungan serta mampu memediasi hubungan EMA terhadap Kinerja Lingkungan dengan nilai indirect effect sebesar 1,113, T-statistic 2,007, dan P-value 0,022 (full mediation). Kesimpulannya, EMA tidak mampu meningkatkan kinerja lingkungan secara langsung, tetapi akan efektif apabila dikombinasikan dengan Green Innovation sebagai mekanisme penghubung dalam meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan.