Penelitian ini bertujuan mensimulasikan sistem monitoring lengas tanah berbasis Analog to Digital Converter (ADC) dan kendali irigasi otomatis menggunakan metode hysteresis untuk aplikasi pertanian presisi. Model simulasi dikembangkan secara komputasional menggunakan Python dengan merepresentasikan alur akuisisi sinyal sensor, penambahan noise, pengondisian sinyal menggunakan filter RC low-pass, konversi analog-ke-digital, estimasi Volumetric Water Content (VWC), serta keputusan aktuasi pompa. Sensor lengas tanah dimodelkan menghasilkan tegangan 0,50–2,50 V yang merepresentasikan 0–60% VWC. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ADC 12 bit dengan tegangan referensi 3,30 V menghasilkan resolusi 0,8059 mV/count dan estimasi resolusi lengas tanah sebesar 0,0242% VWC/count. Frekuensi sampling 20,00 Hz memenuhi kriteria Nyquist, sedangkan filter RC mampu menurunkan RMSE dari 197,06 mV menjadi 68,18 mV. Kendali hysteresis dengan ambang ON pada VWC<25% dan OFF pada VWC>38% menghasilkan respons pompa yang stabil dengan duty cycle 15,28% selama simulasi 72 jam. Simulasi ini menunjukkan bahwa integrasi ADC, pengondisian sinyal, dan hysteresis berpotensi menjadi dasar pengembangan sistem irigasi presisi berbasis monitoring lengas tanah.
Copyrights © 2026