Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variabel makroekonomi dan instrumen keuangan syariah terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia selama periode 2005–2024. Variabel independen yang digunakan meliputi Produk Domestik Bruto (PDB), Foreign Direct Investment (FDI), tingkat pengangguran, serta zakat, infak, dan sedekah (ZIS), dengan kemiskinan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda serta data sekunder yang bersumber dari lembaga resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB dan ZIS berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, sementara pengangguran berpengaruh positif, dan FDI memiliki pengaruh yang bervariasi tergantung pada struktur ekonomi. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan.
Copyrights © 2026