Articles
PERANAN AMIL SEBAGAI PENGELOLA ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT DI KOTA BIMA
Thalib, Hamidy;
M. Irwan, M. Irwan;
Roâ??is, Ihsan
EKSYAR: Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam
Publisher : LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine how to manage your Amil Zakat in Bima, knowing the role as manager Amil Zakat in the welfare of the people in the town of Bima. This study uses qualitative descriptive type of field research (field research). Our research found that the way to manage amil zakat that is there in accordance with the principle of prophethood and is not in accordance with the principle of prophethood. While his role as a manager for the welfare of the people is not yet too by looking at the maximum utilization of Zakat funds. Where pendayagunaannya more geared to consumer goods while the productive nature of the very few.
PERBEDAAN PERSEPSI ANTAR MAHASISWA SENIOR DAN MAHASISWA JUNIOR MENGENAI PROFESI AKUNTAN PADA PROGRAM S-1 AKUNTANSI DI UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI
Yulis, Yul Emri;
Andriani, Rina;
Irwan, M.
JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI Vol 3 No 1 (2019): JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI
Publisher : LPPM Universitasdiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (811.415 KB)
|
DOI: 10.35141/jraj.v3i1.658
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa senior dan mahasiswa junior mengenai profesi akuntan pada program S-1 akuntansi di Universitas Islam Kuantan Singingi. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer, yang merupakan penelitian kuantitatif dengan mengumpulkan data secara langsung dari responden yaitu dengan menyebarkan kuisioner. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi akuntansi semester akhir dan awal pada Universitas Islam Kuantan Singingi. Pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney Test dengan bantuan software SPSS. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara persepsi mahasiswa senior dan mahasiswa junior program S-1 Akuntansi di Universitas Islam Kuantan Singingi.
Pengelolaan Wakaf Uang oleh Nazhir untuk Kesejahteraan Umat (Studi kasus di Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas Nusa Tenggara Barat)
Muliani Muliani;
Muhammad Irwan;
Moh. Huzaini
JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Vol 18 No 2 (2019): September 2019
Publisher : LP2M STAI Miftahul 'Ula (STAIM) Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (944.199 KB)
|
DOI: 10.29138/lentera.v18i2.141
This study analyzes the management of waqf money by Nazhir for the welfare of the people (case study in Ibn Abbas West Nusa Tenggara's Amal Amal Sejahtera Wallet) using qualitative research methods, to understand the phenomena experienced by the research subjects in behavior, perception, motivation, actions and others. others then describe the state of the object of the researcher about the correspondence between theory and reality (empirical) that occurs. The results showed that the management of waqf was carried out in accordance with management management in Islam and in accordance with George R.Terry's theory of management management theory and function. Money Waqf has been able to provide prosperity for the people through programs launched by DASI NTB which are engaged in the social field to help the community to compensate for the necessities of daily life which is the goal of the management function in Islam. The Deputy Secretary has understood money waqf because according to informants waqf money is a charity Jariyah intended for his family who has died, in accordance with the hadith of the Messenger of Allah on the hand of alms.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, PAD dan Dana Perimbangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Melalui Belanja Modal
Siswadi Siswadi;
Endar Pituringsih;
M. Irwan M. Irwan
Assets: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 5 No 2 (2015): Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/.v5i2.1236
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan Ekonomi yang diproksikan dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui Belanja Modal. Pengujian dilakukan pada 9 (sembilan) Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2005-2013. Analisis data pada penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Belanja Modal memiliki efek mediasi penuh pada pengaruh Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan efek mediasi sebagian pada pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Efek mediasi Belanja Modal pada pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak dapat ditentukan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan kepada pemerintah daerah selaku pengambil kebijakan di daerah untuk lebih memperhatikan pengalokasian sumber-sumber pendapatan ke dalam belanja daerah, terutama belanja modal, yang menunjang kesejahteraan dan pembangunan manusia.
PENGARUH TINGKAT PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING (ISR) TERHADAP PROFITABILITAS DAN DAMPAKNYA TERHADAP ZAKAT PERUSAHAAN
Titiek Herwanti;
Muhammad Irwan;
Nur Fitriyah
Valid: Jurnal Ilmiah Vol 13 No 4 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of this study is to examine the influence of the level of Islamic Social Reporting (ISR) disclosure to the profitability and its impact on the amount of zakat must be paid by the Islamic banking companies in Indonesia. This study uses documentary studies with associative research’s type. Samples using purposive sampling method and was elected eight Islamic Banks in Indonesia. The observation period from 2009 until 2013 with a lag time t+1. Data were analyzed by using Partial Least Square (PLS) with Smart PLS program. The collection of data derived from secondary data, financial statements and annual reports published by Bank Indonesia website and the website of each Islamic Banks. The results show that the Islamic Social Reporting level of disclosure has a significant and positive influence to the profitability of the Islamic banking company who reflected by return on assets ratio (ROA) and return on equity ratio (ROE). The profitability of the Islamic banking company has a significant and positive influence on the number of zakat companies to be paid by the Islamic Banks in Indonesia
Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Penanganannya Dalam Ekonomi Islam
M. Irwan
Journal of Economics and Business Vol 3 No 2 (2017): Ekonobis, September 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/ekonobis.v3i2.11
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Jumlah Penduduk yang tergolong miskin, Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Penanganannya Dalam Ekonomi Islam. Metode Penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif, data yang dipergunakan data sekunder dan alat analisis yang dipergunakan adalah teknik analisis pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi kemiskinan di Nusa Tenggara Barat dilihat dari jumlah penduduk mengalami penurunan dengan rata-rata pertumbuhan negatif 3,19 persen. Persentase penduduk pada tahun 2016 sebesar 16,02 persen. Penduduk miskin di daerah pedesaan sebesar 14,82 persen dan 17,55 persen untuk daerah perkotaan pada tahun 2016. Garis kemiskinan untuk penduduk miskin di daerah perkotaan Rp 346.581sedangkan untuk di daerah pedesaan Rp 328.775,- pada tahun 2016. Indeks Kedalaman (P1) kemiskinan di NTB pada tahun 2016 sebesar 2,626 yang menunjukkan bahwa kondisi perekonomian penduduk miskin berada dalam kondisi yang membaik. Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di NTB pada tahun 2016 sebesar 0,653 pada tahun 2016 yang menunjukkan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin semakin menyempit. Pengentasan kemiskinan dalam Islam dapat dilakukan salah satunya melalui perintah zakat. Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mampu menghimpun dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Jumlah dana ZIS yang berhasil dihimpun pada tahun 2016 mencapai Rp 8.288.499.700,- dari target sebesar Rp 7.500.000.000,-
Analisis Perkembangan Realisasi Pendapatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Titiek Herwanti;
M. Irwan;
Putu Santika
Journal of Economics and Business Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis, September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/ekonobis.v5i2.36
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan Pendapatan Daerah, Realisasi Pendapatan Daerah, dan Kontribusi Dari Komponen Pendapatan Daerah Terhadap Total Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2008 – 2017. Metode Penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif. Data yang dipergunakan data sekunder dan alat analisisnya adalah analisis varians, analisis ratio keuangan dan analisis pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komponen Pendapatan Transfer berkontribusi tertinggi terhadap pembentukan pendapatan daerah, persentase terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tingkat realisasi pendapatan rata – rata mencapai 96,47 persen. Tingkat realisasi terbesar berasal dari komponen Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat. Struktur pendapatan daerah provinsi Nusa Tenggara barat masih lebih banyak berasal dari transfer pemerintah pusat. Kinerja keuangan pemerintah daerah provinsi Nusa Tenggara Barat dilihat dari Derajat desentralisasi masih relatif rendah. Ratio ketergantungan tergolong tinggi kepada pemerintah pusat. Ratio kemandirian relatif baik, meski belum maksimal. Ratio efektifitas rata – rata mencapai 95,94 persen, yang mengindikasikan tergolong cukup efektif pemerintah daerah untuk memobilisasi dana yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kontribusi pendapatan daerah terhadap total penerimaan daerah provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 96,12 persen.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran Dan Kemiskinan Di Kabupaten Lombok Tengah
Muaidy Yasin;
M. Irwan;
wahyunadi
Journal of Economics and Business Vol 6 No 2 (2020): Ekonobis, September 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/ekonobis.v6i2.52
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi, pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah selama tahun 2012 – 2019. Jenis Penelitian yang dipergunakan adalah metode deksriptif dengan menggunakan data sekunder yang dianalisis menggunakan analisis pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produksi Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lombok Tengah baik berdasarkan harga berlaku maupun harga konstan tahun 2012-2019 terus mengalami peningkatan demikian halnya dengan Produk Domestik Regional Bruto Per kapita. Sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalam pembentukan PDRB adalah sektor pertanian dengan rata-rata sebesar 25,10 persen, sektor transportasi dan pergudangan rata-rata sebesar 20,40 persen, sektor kontruksi rata-rata sebesar 11,56 persen. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2012-2019 berdasarkan harga berlaku rata-rata sebesar 11,00 persen sedangkan berdasarkan harga berlaku rata-rata sebesar 6,39 persen. Jumlah penduduk yang menganggur di Kabupaten Lombok tengah sejak tahun 2012 -2019 secara rata-rata mengalami penurunan sebesar 1.776 orang per tahun. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2012 – 2019 rata-rata sebesar 4,84 Jumlah penduduk yang tergolong miskin juga mengalami penurunan dari berjumlah 148.200 orang pada tahun 2012 menjadi sebanyak 128.820 orang pada tahun 2019, terjadi penurunan secara rata-rata sebanyak 2.423 orang pertahun. Secara persentase penduduk miskin masih relatif tinggi rata-rata sebesar 15,48 persen.
Analisis Kualitas Sumber Daya Insani Pekerja Lokal Pada Sektor Formal Dan Informal Di Kota Mataram
Titiek Herwanti;
Muhammad Irwan;
Siti Maryam
Journal of Economics and Business Vol 7 No 2 (2021): Ekonobis, September 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/ekonobis.v7i2.82
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sumber Daya Insani Pekerja Lokal pada Sektor Formal dan Informal di Kota Mataram.Pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah penelitian deskriptif dengan mengambil lokasi di Kota Mataram. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah Sampel survey. Responden penelitian ini adalah pekerja lokal yang terserap pada sektor formal maupun informal yang berada di Kota Mataram. Penentuan responden secara purposive sampling sebanyak 50 orang yang bekerja pada sektor formal dan 50 orang yang bekerja pada sektor informal. Teknik analisis yang dipergunakan dilakukan dengan cara: (1) Kualitas Sumber Daya Insani Pekerja Lokal dilakukan analisis terhadap berbagai indikator Kualitas Sumber Daya Insani; (2) Analisis data primer dilakukan dengan menggunakan tabel silang, berkaitan dengan aspek-aspek yang diteliti.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari aspek umur, kesehatan dan pendidikan, kualitas sumber daya insani pekerja lokal telah berada pada kualitas yang cukup atau relatif baik. Rata-rata lama kerja untuk sektor formal adalah 4 tahun, rata-rata hari kerja selama 6 hari dalam seminggu dengan alokasi jam kerja sehari rata-rata 8,7 atau kurang lebih 9 jam perhari. Sedangkan pekerja sektor informal rata-rata lama kerja adalah 3 tahun,rata-rata hari kerja sebanyak 6,5 atau kurang lebih 7 hari dengan curahan waktu kerja dalam sehari selama 7 jam. Rata-rata tingkat pendapatan yang diperoleh sumber daya insani pada sektor informal adalah sebesar Rp 2.227.400, lebih tinggi dibanding dengan Upah Minimum Kota Mataram tahun 2020 sebesar Rp 2.184.485,Sedangkan rata-rata pendapatan yang diperoleh sumber daya insani pekerja lokal pada sektor informal adalah sebesar Rp 1.485.000,masih jauh berada di bawah UMK Kota Mataram.
Peranan Amil Sebagai Pengelola Zakat untuk Kesejahteraan Umat di Kota Bima
Hamidy Thalib;
M. Irwan;
Ihsan Ro’is
EKSYAR : Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam Vol. 3 No. 1 (2016): EKSYAR : Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam
Publisher : Study Program Ekonomi Syari'ah, Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine how to manage your Amil Zakat in Bima, knowing the role as manager Amil Zakat in the welfare of the people in the town of Bima. This study uses qualitative descriptive type of field research (field research). Our research found that the way to manage amil zakat that is there in accordance with the principle of prophethood and is not in accordance with the principle of prophethood. While his role as a manager for the welfare of the people is not yet too by looking at the maximum utilization of Zakat funds. Where pendayagunaannya more geared to consumer goods while the productive nature of the very few.