UMKM Batik Gambir di Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki potensi ekonomi dan kultural yang besar, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam desain produk dan efisiensi biaya produksi. Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya nilai tambah dan daya saing produk di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain produk batik gambir serta menerapkan pendekatan Value Engineering (VE) guna mengoptimalkan nilai tambah tanpa mengurangi fungsi dan kualitas produk. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan tahapan VE yang meliputi tahap informasi, kreatif, dan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VE mampu menghasilkan alternatif desain dan metode produksi yang lebih efisien, meningkatkan nilai fungsi produk, serta memperbaiki struktur biaya UMKM batik gambir. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan strategis bagi pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2026