Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan struktur modal terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, di mana nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV), likuiditas diukur dengan Current Ratio (CR), struktur modal diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA). Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas tidak mampu memoderasi pengaruh likuiditas maupun struktur modal terhadap nilai perusahaan. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa Likuiditas dan struktur modal mampu memberikan kontribusi dalam mempengaruhi nilai perusahaan sebesar 83,07% sedangkan 16,93% dipengaruhi oleh variable lain, Likuiditas dan struktur modal mampu memberikan kontribusi dalam mempengaruhi nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai moderasi sebesar 83,15% sedangkan 16,85% dipengaruhi variable lain. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat likuiditas menjadi faktor utama yang dipertimbangkan investor dalam menilai perusahaan sektor energi, sementara struktur modal dan profitabilitas belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2026