Toko Rahmat Tani di Kabupaten Kerinci menghadapi tantangan dalam penyampaian informasi teknis produk pertanian kepada petani yang belum konsisten dan terstandar. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesalahan pemahaman dan aplikasi produk di lapangan, yang dapat berdampak pada efektivitas penggunaan sarana produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan standardisasi edukasi produk sebagai bagian dari desain sistem kerja guna meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi alur kerja eksisting serta kebutuhan standar edukasi produk yang sesuai dengan karakteristik petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi panduan edukasi produk yang terstruktur ke dalam alur kerja operasional mampu meningkatkan konsistensi penyampaian informasi teknis, memperjelas peran karyawan, serta meminimalkan risiko kesalahan aplikasi produk oleh petani. Selain itu, penerapan desain sistem kerja berbasis standardisasi edukasi produk berkontribusi pada peningkatan kepercayaan petani terhadap layanan toko dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam penggunaan produk pertanian. Dengan demikian, standardisasi edukasi produk dapat menjadi strategi efektif dalam pengelolaan sistem kerja toko pertanian untuk mendukung keberlanjutan usaha dan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2026