Penelitian ini membahas penerapan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT pada usaha Martabak Hawaii dalam perspektif bisnis Islami. Bisnis Islami dipahami sebagai aktivitas usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan prinsip halal dan haram dalam memperoleh serta memanfaatkan harta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan menganalisis model bisnis Martabak Hawaii melalui sembilan elemen Business Model Canvas dan faktor internal-eksternal menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Martabak Hawaii memiliki segmentasi pelanggan yang luas, mulai dari individu hingga kelompok masyarakat. Nilai utama yang ditawarkan adalah kualitas rasa yang baik dengan harga terjangkau. Strategi pemasaran dilakukan melalui media sosial dan promosi offline. Sumber pendapatan berasal dari penjualan produk, Franchise, serta usaha kuliner lainnya. Analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama Martabak Hawaii terletak pada kualitas produk, jaringan Franchise yang luas, dan strategi promosi rutin. Namun, terdapat kelemahan seperti ketergantungan pada produk utama, biaya operasional yang kurang efisien, dan produk yang mudah ditiru. Peluang usaha terlihat dari potensi ekspansi Franchise dan pemanfaatan teknologi pemasaran, sedangkan ancaman berasal dari persaingan bisnis sejenis dan perubahan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Business Model Canvas yang dipadukan dengan analisis SWOT dapat membantu Martabak Hawaii dalam mengembangkan strategi bisnis yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing usaha.
Copyrights © 2026