Penelitian ini berfokus pada pemeriksaan bagaimana optimisasi sistem informasi dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendorong inovasi digital, dan menjaga kepatuhan syariah di cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Palopo. Perubahan digital yang cepat di industri perbankan syariah menuntut integrasi sistem informasi yang andal, yang penting tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi layanan tetapi juga untuk memastikan bahwa semua praktik bisnis sesuai dengan pedoman syariah. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan model studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi dengan teknologi digital di Cabang BSI Palopo telah secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, ditandai dengan penurunan waktu layanan sebesar 40%, lebih sedikit kesalahan transaksi, dan peningkatan kepuasan nasabah. Kemajuan dalam inovasi digital, seperti penciptaan perbankan seluler Islam dan otomatisasi operasi back-office, telah memperkuat keunggulan kompetitif bank. Selain itu, penerapan sistem digital untuk memantau kepatuhan syariah telah secara efektif memastikan transparansi dan akuntabilitas sesuai dengan fatwa yang diberikan oleh Dewan Pengawas Syariah. Penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan untuk staf, dan pembentukan tata kelola data yang komprehensif.
Copyrights © 2026