Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026

Peran Ilmu Komunikasi Islam dalam Menciptakan Lingkungan Harmonis di Advertising Agency

Mila Setyaningrum (Universitas Islam 45 Bekasi)
Siti Khadijah (Universitas Islam 45 Bekasi)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran komunikasi Islam dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di agensi iklan. Dalam industri iklan, konflik komunikasi sering terjadi karena ritme kerja yang cepat, kompetitif, dan penuh tekanan. Dalam situasi seperti ini, komunikasi Islam menjadi penting untuk membangun hubungan kerja yang sehat dan produktif. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan prinsip komunikasi Islam seperti qaulan sadidan, qaulan layyinan, dan qaulan ma’rufan dapat mengurangi konflik internal, meningkatkan rasa saling menghargai, dan meningkatkan kerja sama tim. Selain itu, komunikasi Islam berkontribusi pada pembentukan budaya kerja moral dan humanis di tengah dinamika industri kreatif kontemporer. Budaya organisasi yang terbuka, kepemimpinan yang komunikatif, dan kesadaran publik akan pentingnya etika komunikasi adalah beberapa alasan yang mendukung penerapan komunikasi Islam. Tekanan deadline, kebanggaan pribadi, dan lingkungan kerja yang cepat, yang sering menyebabkan ketidaksepakatan, adalah penghalangnya. Studi ini menemukan bahwa komunikasi Islam sangat berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di agensi iklan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...