Penelitian ini mengkaji secara mendalam implementasi Metode Hafalan Al-Qur'an Turki Usmani sebagai pendekatan sistematis dalam meningkatkan kualitas hafalan santri di Indonesia. Metode Usmani yang berkembang sejak masa Kesultanan Ottoman (Turki Usmani) ini memiliki kekhasan berupa sistem hafalan non-linear, penggunaan mushaf standar 15 baris, dan penekanan pada takrir (pengulangan) intensif yang terstruktur. Melalui kajian literatur komparatif dan analisis studi kasus di pesantren Sulaimaniyah yang tersebar di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya dengan melibatkan 120 santri sebagai subjek penelitian, studi ini membuktikan bahwa metode Usmani secara signifikan meningkatkan retensi hafalan jangka panjang sebesar 40% dan kualitas jaudah sebesar 42% dibandingkan metode konvensional. Penelitian juga mengidentifikasi relevansi strategis antara metode ini dengan kurikulum Ilmu Al-Qur'an di Bursa Uludağ Üniversitesi (BUÜ), Turki, yang membuka peluang kolaborasi akademik internasional dalam pengembangan metodologi tahfizh modern berbasis riset. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi reformasi kurikulum tahfizh nasional dan penguatan kerja sama pendidikan Islam Indonesia–Turki.
Copyrights © 2026