Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21, termasuk pada mata kuliah Pragmatik. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan keterlibatan mahasiswa dan kemampuan berpikir kritis belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran interaktif berbasis media digital menggunakan Educaplay serta menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada materi maksim percakapan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes kemampuan berpikir kritis, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran interaktif berbasis Educaplay mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Nilai rata-rata mahasiswa meningkat dari 66,29 pada siklus I menjadi 92,78 pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 42,09%. Selain itu, mahasiswa menunjukkan partisipasi yang lebih aktif, kemampuan analisis yang lebih baik, serta keterlibatan yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital interaktif dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, partisipatif, dan efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Pragmatik
Copyrights © 2026